Postingan

ALAMI PECAH KETUBAN, BLUEBIRD BANTU SELAMATKAN PERSALINANKU

Gambar
  Bluebird andalanku ketika pecah ketuban Teringat ketika tengah malam di tahun 2016 saya pecah ketuban tanda akan melahirkan anak sulung, kala itu saya langsung telepon call center Bluebird untuk bisa segera diantarkan ke Rumah Sakit. Walaupun waktu menunjukkan pukul 12 malam, sopir Bluebird tetap sigap datang ke lokasi dengan cepat sehingga saya tidak perlu menunggu lama. Dalam kondisi pecah ketuban, saya membawa handuk tebal yang diletakkan di kursi penumpang dan sopir Bluebird membantu agar saya merasa nyaman ketika duduk di dalam mobil. Itu adalah momen paling melekat yang membuat saya sangat mengapresiasi taksi Bluebird dalam melayani pelanggannya. Kepercayaan pelanggan melekat bertahun-tahun. Saat ini sebagai seorang ibu yang memiliki banyak aktivitas menemani buah hati berkunjung ke berbagai tempat di Jakarta, saya selalu merasa khawatir tidak mendapatkan tempat parkir mobil jika pergi ke suatu tempat. Atas kekhawatiran itu, saya lebih memilih untuk menggunakan transportasi...

Jago Mengelola Keuangan dengan Literasi Finansial Sejak Dini

Gambar
Sebagai seorang ibu tentu kita diberikan kepercayaan untuk mengelola keuangan keluarga. Ibu pekerja maupun ibu rumah tangga memiliki tantangan tersendiri untuk mengatur pendapatan dan pengeluaran.  Jika ternyata pengeluaran lebih besar dari pendapatan ada dua cara yang bisa kita lakukan.  Cara pertama adalah melakukan penghematan . Kita perlu membuat skala prioritas atas kebutuhan-kebutuhan yang menurut kita urgensinya tinggi, urgensinya sedang, atau urgensinya rendah. Untuk kebutuhan-kebutuhan yang memiliki urgensi rendah, bisa kita hilangkan dari list pengeluaran.  Cara kedua adalah menambah pendapatan . Selain bekerja, ada cara lain supaya kita mendapatkan tambahan penghasilan, pada umumnya orang-orang menyebutnya pasif income. Pasif income adalah penghasilan tambahan yang diperoleh seseorang di luar penghasilan utama tanpa harus terlibat aktif untuk mendapatkannya. Kira-kira begitulah pengetahuan umum mengenai pengelolaan keuangan bagi orang dewasa, lantas bagaimana ...

Benarkah Tingkat Literasi Indonesia Sangat Rendah? Bagaimana Peran Kita sebagai Orang Tua?

Gambar
Bermula dari fakta yang cukup menyedihkan sebagai berikut: Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia menempati peringkat ke 71 dari 77 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah. Apakah sudah menemukan letak Indonesia pada infografis di atas? Kita berada di kelompok warna merah 💔 Terkait fakta tersebut, siapakah yang bertanggungjawab pada tingkat literasi yang rendah dan terhadap pendidikan? Anak itu pada dasarnya seperti spons, menyerap air yang ada di sekitarnya. Anak akan belajar apapun dari sekitarnya. Jika orang tua terbiasa mandi sambil bernyanyi, maka kemungkinan besar anak akan meniru perilaku tersebut. Jika orang tua terbiasa solat berjamaah maka anak akan meniru kebiasaan tersebut. Dalam setahun, anak berada di sekolah sekitar 900 jam sedangkan berada di rumah sebanyak 7800 jam. Jadi pada dasarnya yan...

Tidak Boleh Mengajarkan Calistung pada Anak? Gosip atau Fakta?

Gambar
Kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana Transisi PAUD ke SD yang dialami Nara. Apakah Nara sudah bisa calistung sebelum masuk SD? Jawabannya sudah namun saya ajarkan sendiri tidak melalui bimbel. Apakah teman Nara ada yang belum bisa calistung? Jawabannya ada! Namun ternyata hal tersebut tidak menjadi persyaratan untuk bisa diterima di sekolah dasar. Semua anak bisa masuk SD tanpa tes kemampuan calistung. Tahun ajaran ini menjadi awal dari program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek. Silahkan disimak! ❤️ Transisi PAUD SD  merupakan program prioritas Kementerian yang menyelaraskan pembelajaran di PAUD dan SD sehingga peserta didik PAUD dapat dengan mudah menyesuaikan diri saat berpindah menjadi peserta didik SD serta peserta didik SD yang tidak pernah mengikuti PAUD tetap dapat terpenuhi haknya untuk mendapatkan pembinaan kemampuan fondasi. Artinya transisi PAUD SD merupakan gerakan bersama agar setiap anak terpenuhi haknya untuk...

Warisan Sejarah yang Kembali Pulang

Gambar
Momen liburan menjadi momen untuk membersamai anak pergi jalan-jalan. Jalan-jalan bukan hanya untuk bersenang-senang namun bisa juga sebagai ajang belajar yang santai dan menyenangkan. Bukan hanya Mall, tempat bermain, dan taman, anak-anak juga bisa diajak belajar di perpustakaan dan museum.  Perpustakaan favorit kami adalah Perpustakaan Cikini, selain lokasinya dekat, ruangan yang luas dan nyaman bisa membuat anak-anak betah di sana. Museum saat ini juga diperbarui sehingga nampak lebih menyenangkan untuk anak-anak. Manfaat berkunjung ke museum bagi anak-anak adalah anak-anak jadi tahu sejarah-sejarah yang telah lalu, anak-anak dapat melihat bahwa segala sesuatu tidak serta merta menjadi seperti saat ini. Terdapat proses panjang sehingga anak-anak dapat hidup dalam lingkungan masyarakat semodern ini. Salah satu museum yang pernah kami kunjungi adalah Museum Nasional Indonesia. Koleksinya sangat banyak dan beragam. Hal ini menunjukkan Pemerintah aktif mengumpulkan puing-puing sejar...

Kisah Sedih Seorang Pendongeng

Gambar
Banyak orang tua murid yang masih mengantarkan anaknya ke ruang kelas namun tidak dengan Nara. Hari ini Nara hanya diantar oleh Ibu sampai ke pintu pagar sekolah. Jadi seluruh cerita ini berdasarkan cerita Nara.  Ketika bel masuk berbunyi seluruh murid diharapkan masuk ke kelas. Di dalam kelas murid-murid membentuk lingkaran dan duduk di lantai. Setelah mengucapkan salam dan berdoa, murid-murid mendapat pengarahan dari guru wali kelas. Hari ini anak-anak akan diajak berkeliling sekolah untuk mengetahui setiap ruangan yang ada di sekolah. Kantinnya di mana? Toiletnya di mana? Lapangannya di mana? Aulanya dimana? Anak-anak diminta membentuk barisan menyerupai kereta. Nara berada di barisan tengah. Anak-anak diajak berkeliling sekolah. Di akhir sesi berkeliling anak-anak diminta duduk di aula terbuka yang ada di lantai satu. Ternyata akan diadakan sesi mendongeng dengan boneka yang di dipandu oleh Kak Rezky. Kali ini kak Rezky menceritakan mengenai kisah seorang anak yang menyayangi a...

Hari Pertama Sulungku Masuk Sekolah Dasar

Gambar
Hari ini tanggal 12 Juli 2023 hari Rabu, hari pertama anak sulungku yang bernama Nara pergi ke sekolah. Umurnya 6 tahun 6 bulan, Menurut data PPDB di sekolah itu, sulungku adalah murid termuda di tahun ini. MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) akan diadakan tanggal 12 Juli hingga 26 Juli 2023. Jarak apartemenku dengan sekolah sulungku sekitar 3 km, jadi hanya memakan waktu 10 menit saja untuk sampai ke sekolah. Kegiatan dimulai ketika Nara bangun pukul 05.00 pagi, setelah bangun dia langsung cuci muka dan minum susu. Setelah dirinya sudah benar-benar melek, Nara mandi, sarapan bakso dan bersiap-siap memakai seragam sekolah. Hari ini Kinara memakai seragam pramuka berwarna coklat Namun karena roknya masih kepanjangan maka dia memakai celana jogger berwarna coklat. Rencananya roknya akan ku potong di tukang potong kain di dekat jembatan Salemba. Bekal hari ini sosis Kanzler yang mudah dimakan. Hari ini ayah turut mengantarkan Nara ke sekolah. Kami naik motor berempat ke ...

Gagal Berteman Itu Tidak Menyenangkan

Kalian pernah gagal dalam berteman? Aku pernah. Aku adalah orang yang senang mengamati lalu lalang dan tingkah laku orang sekitar. Aku termasuk orang yang tidak gampang menaruh perasaan negatif ketika ada orang yang mengeluarkan kata-kata bully. Sekedar mencairkan suasana, batinku. Toh, aku juga suka bercanda dan ngebully. Aku pun selalu tersenyum dan menimpali balik dengan candaan atau kalimat apalah sekedar membalas biar ga serasa dicuekin. Aku juga pernah melakukan kesalahan dan karena kesalahan itu aku jadi dibully, oke deh aku terima dengan lapang dada. :v Tidak akan aku membalas bully-an yang memang aku salah, salah? yawes pasrah. :v Hingga suatu saat, ada seorang yang biasa membully mengeluarkan kata-kata yang keterlaluan. "Ternyata kamu pintar ya, pilih yang itu, pantes" ( ini dalam konteks materi harta) Aku sih nangkepnya, orang tersebut menganggapku mata duitan, cewek materai 6000. Hah! Ini mah bukan ngebully, ini fitnah! Pit Nah! Kecepit Nah Nah Nah! (t...

Kini Aku Di Semarang

Lama tidak posting, ahay, sekarang aku mau bercerita mengenai perpindahan kerja ke Semarang. Semarang. Kota yang panas, begitu bayanganku, dan ternyata memang panas. Aku datang ke kota ini  bareng ayahku. Dan kami berdua mencari kosan dengan bantuan abang becak (ini yang selalu di komentarin absurd oleh orang-orang, aku berani datang langsung cari kosan, kalau gak dapat gimana? Kami absurd, mereka lebih absurd, optimis kek, usaha kek, toh kami dapat juga). Nah, lanjut ... Kamarnya cukup luas dengan springbed cukup untuk tiga orang. Wuenak, gegoleran lebih nyaman cuy! Dan harganya gak semahal yang di Jakarta Pusat. Begitulah gambaran awal aku datang. Semakin hari semakin kunikmati Semarang, dari yang awalnya jalan kaki lalu sekarang bawa sepeda motor, aku suka kota ini! :D Apalagi liuk-liuk dan jalannya yang naik turun, uhuy! Bukan naik turun kek macem di gunung dengan jalan setapak, ini beraspal dan sepanjang jalan udah modern tapi jalannya naik turun hihihi Aku juga kag...

Banyak Cara Mendapatkan Uang, Kenapa Harus Dengan Menipu?

Minggu lalu aku pergi ke pasar kaget, pasar yang ada setiap hari minggu di sepanjang Jl. Kramat 2 Jakarta Pusat. Aku senang melihat banyak orang menjajakan dagangan yang bermacam-macam, mulai dari baju, tas, sepatu, hingga berbagai jenis jajanan pasar dan makanan berat. Aku larut dalam ramainya hiruk pikuk orang-orang yang menyusuri jalan dengan perlahan sambil lihat kanan kiri, kali aja ada yang menarik untuk di beli. Barang-barang yang dijual disini murah karena rata-rata yang punya lapak adalah pedagang pasar tanah abang yang menyempatkan minggu paginya untuk menggelar dagangan di kawasan ini. Karena padatnya orang, maka langkahku terhenti sejenak, macet. Di sela-sela macet itu aku tetap melemparkan pandanganku ke sekitar, mengamati orang-orang. Hingga secara tak sengaja pandanganku tertuju pada seorang pengemis yang duduk bersila di tengah jalanan pasar. Tak ada yang mencolok dari pengemis lelaki itu. Baju kotor, kulit kusam, tapi nampaknya dia belum seberapa tua. Yang meng...

Tuhan Yang Menautkan

Lama tak menulis di buku maya, bukan berarti tak ada cerita tentangku. Beberapa alur baru sedang kujalani dan ingin kubagi agar tak lekang di memori. Dua ribu tiga belas, tahun yang mungkin angkanya tidak cantik, tapi tahun ini tahun yang benar-benar mempercantik cerita hidupku. Andai saja aku tidak punya kepercayaan yang tinggi akan cita-cita yang dulu kubuat, bisa saja tahun 2013 jadi tahun yang sangat berantakan. Tidak ada yang lebih berantakan dari orang yang kehilangan cita-citanya bukan? Tidak ada tawaran pekerjaan yang lebih menarik dari pekerjaan yang diharapkan orang tua untuk anaknya. Jadi ketika beliau berdua tak lagi di dunia, mereka sudah tau pasti anak mereka tak akan hidup sengsara. Ya, aku seorang penurut, selama orang tuaku masih hidup aku ingin membuat mereka bahagia. Itu cita-citaku. Dan sekarang aku mendapatkan apa yang beliau berdua mau, dengan begitu, ridho Allah sudah di tanganku bukan? Karena ridho orang tua bersamaku. Insya Allah. Dua ribu tiga bela...

Tak Ada Yang Sia-Sia Kok

Yap, hari ini aku mengobrol dengan seorang sahabat yang aku yakin ia benar-benar lagi suntuk berat. Ia bercerita kalau ia hari itu tidak bisa berhenti menangis padahal ia sangat jarang menangis. Ia teringat ayahnya yang sudah meninggal beberapa tahun lalu. Ia mengatakan kalau ia tidak pernah sekalipun menangis di depan keluarganya, bahkan tidak pernah bilang 'kangen ayah' di depan keluarga yang lainnya. Tapi setiap ia sendiri, ia meneteskan air mata, ia sadar sebenarnya ia rapuh. Ia benci menjadi anak tunggal, anak yang selalu jadi tumpuan, tidak dididik untuk manja (mungkin berbeda dg tipe anak tunggal yang biasanya dimanja). Aku menyuruhnya bercerita, karena aku yakin dengan ia menceritakan kepenatannya, agak sedikit berkurang suntuknya. Ia bilang ia ingin suatu kenyamanan bukan kepura-puraan tegar yang selalu ia tampakkan di depan keluarganya. Ia pikir ia sudah terlalu letih. Ya, terdengar menyedihkan. Tapi aku rasa ia wanita hebat. Aku yakin kepenatan itu sudah terlalu me...

Hormon! Ini Semua Salahmu!

Pagi ini memang berjalan seperti biasanya. Ibu bangun subuh untuk memasak, ayah bangun untuk olahraga bentar, aku membantu adik laki-lakiku siap-siap ke sekolah. Jangan tanya adikku yang perempuan kemana, lagi indehoy di kasur dianya :p Semua berjalan seperti biasa, belasan tahun seperti ini, bedanya dulu aku juga ikut siap-siap ke sekolah :)) Nah, sewaktu memakaikan seragam untuk adik, satu kalimat yang paling tidak ingin aku dengar terucap lagi dari ayahku, satu kalimat yang selalu bikin aku campur aduk, satu kalimat yang bikin otakku egois karena ketika kalimat itu terucap ia membiarkan hati saja yang bekerja. "Kalau Mbak Dyah sudah kerja, siapa ini yang nemenin Mas Doni? Cepet pinter nak biar kayak Mbak Dyah " Oh my, bertahun-tahun udah membuatku kuat untuk memikirkan hal itu, seharusnya sudah gak jadi masalah buatku dengan kalimat pagi ini. Aku sadar aku hari ini sangat sensitif ketika tiba-tiba mataku berkaca-kaca, tapi kali ini aku menyalahkan hormon karena memang...

Human Potential Laboratory Result

Mau sedikit membahas mengenai hasil dari Human Potential Laboratory adik bungsu saya yang autis. Di dalam hasil tes ini dipaparkan mengenai kemampuan dominan otak  dan bagaimana kecenderungan penerimaan informasi si pelaku tes. Dan hasil yang cukup mengejutkan yang kami dapat. Dikatakan di situ bahwa adik saya memiliki kemampuan dominan otak kanan atas dan kanan bawah (kreatif, optimistik dan inovatif) dengan prosentase dominasi 91% dan untuk otak kiri atas dan otak kiri bawah (analitik, faktual, dan hal-hal logis) memiliki prosentase 69% Untuk kecenderungan sensitivitas menerima informasi, ini hasilnya yang bikin wow sekeluarga -__- Dalam tes audiotori (medengarkan, berbicara), tes visual (melihat, imajinasi), tes kinestetik (merasa, menangani) dia berada di level yang paling tinggi/sangat kuat. Yang artinya dijelaskan disitu kalo si pelaku tes adalah seorang yang sangat sanggup multitasking, kemampuan inderanya bekerja dengan sangat baik. Kami sekeluarga langsung huwaw sekal...

Ayo Belajar Mendongeng

Mulai berpikir, jika generasi anak-anak kecil cabe rawit sekarang sudah dijejali dengan lagu cinta-cintaan, pacar-pacaran, bagaimana masa remajanya? Mungkin mereka kehilangan esensi dari kata setia dan kedewasaan. Sekarang juga sering dipertontonkan sinetron yang memakai anak-anak/remaja sebagai salah satu tokohnya tapi tanpa mempertimbangkan pembatasan unsur-unsur cerita. Dalam sinetron tersebut digambarkan murid SMA yang doyan memakai rok mini, make-up, dan pacaran-sentris. Ada juga yang pemerannya anak-anak dan mereka terlibat cinta monyet uwuwuwuwu. :3 Buat kita yang udah menginjak dewasa tentu bisa memfilter mana yang bagus dan mana yang tidak. Tapi bagi anak-anak, saya rasa mereka akan cenderung menjadikan sinetron dan lagu yang sedang populer itu menjadi patokan dalam mereka berinteraksi dengan teman-teman mereka. Ladies, kita sebagai calon ibu (yang walaupun juga mayoritas doyan sinetron) juga harus memiliki kemampuan menghidupkan imajinasi anak kita kelak. Percaya deh lebi...

Sajak Hujan Berlebih

Jika Tuhan menciptakan hujan untuk memberi teduh di bumi, Mengapa banyak cercaan atas tiap butiran yang membasahi raga ini, Kadang ribuan rindu yang menumpuk tak terserap hati, Luka yang dulu menyakiti kian beranjak pergi, Canda yang di masa lampau sangat lekat hanya tersimpan di memori. Bagai katak yang menyanyi merdu dan menari beriring, Aku harap kepekaan tak beranjak dari tempat ia berdiri, Tak satupun rasa canggung yang berani keluar dari bilik, Mereka sibuk merenda kata agar tak salah arti. Bukan seperti boneka yang hanya ditenteng kesana kemari, Aku ragu bagaimana harus menjelaskan tanpa seni, Beruntung hamparan kertas ikut meramu bersama jemari. Nampan isi gula cinta kasih tersungging di kepala kami, Demi apa aku tak ada daya dan upaya untuk menggapai ini. Banjir.

Jadi Kita Otak Kiri atau Kanan?

Seorang teman menuliskan di twitternya bahwa dia merasa otak kirinya sangat teramat dominan. Seorang teman lain menanggapi bahwa itu bisa membuat dia menjadi seorang apatis. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan dominannya si otak kiri, seperti yang kita tahu otak kiri itu adalah otak yang dapat menguraikan simbol, logika, detail, keteraturan, perencanaan. Dalam menyelesaikan masalah, tentu si otak kiri ini akan cenderung memakai cara-cara sistematis terencana yang sudah ia buat. Tak ada yang salah bukan? Sesuai dengan pelajaran biologi yang saya ingat, otak memiliki banyak bagian, otak besar, otak tengah, otak kecil, otak belakang. Namun orang-orang cenderung mengenal bagian otak itu ada 3 bagian : otak kanan, otak kiri, otak tengah. Nah ini yang disebut-sebut terlihat jelas membagi karakteristik dan perilaku seseorang. Untuk otak tengah mungkin belum banyak fakta penelitian yang terkenal. Seingat saya dulu ada terapi mengaktifkan otak tengah, ramai sekali dulu itu karena diangga...

Diana Loomans

If I had my child to raise over again, I'd finger paint more, and point the finger less. I'd do less correcting, and more connecting. I'd take my eyes off my watch, and watch with my eyes. I would care to know less, and know to care more. I'd take more hikes and fly more kites. I'd stop playing serious, and seriously play. I'd run through more fields, and gaze at more stars. I'd do more hugging, and less tugging. I would be firm less often, and affirm much more. I'd build self-esteem first, and the house later. I'd teach less about the love of power, And more about the power of love. It matters not whether my child is big or small, From this day forth, I'll cherish it all.

Puisi

Setiap kita pernah menghitung bintang di langit, Hanya keputus-asaan yang tepat untuk mengurainya, Seperti aku, Menghitung helaan nafas periring namamu, Hanya kelelahan yang mengetahui jumlahnya, Saat mata terpejam, Aku masih bisa melihatmu, Bukan, Mungkin hanya pada saat terpejamlah aku bisa melihatmu, :) Aku ingin seperti Bintang Sirius, Selalu bersinar terang di hatimu, Kini aku telah sampai pada ujung perjalananku, Seperti hujan, Aku penasaran, Bagamana nanti aku akan dikenang, Kuserahkan semuanya pada kalian. -Surat Kecil Untuk Tuhan-

Sayap-Sayap Kecoa yang Patah

Aku berjalan perlahan, Kutenggok kiri kanan, Sepi. Aku percepat langkahku, Tak ingin ada satupun perhatian tertuju, Sepi. CTAK!! Suara lidi menghantam keramik, CTAK CTAK CTAK!! Sial, keras sekali Aku berpikir keras, Sekeras batok kepala, Terbang saja! Tinggal terbang! *ipik-ipik* *ipik-ipik* Sepasang mata tertuju padaku, Dia menatapku serius, Tapi ia tersenyum, Ah masa bodoh! *ipik-ipik* *ipik-ipik* Aku menengok, Senyuman itu bikin dongkol! Oh! Aku masih di atas keramik, Sayapku tercecer di samping, Mami Papi Help Me  T_T Udah, gitu aja HAHAHA